Berhubung rasa kantuk belum menghampirinya, Evrard memutuskan menyambangi Lavender di kamarnya yang berada di lantai satu. Evrard hanya ingin memastikan apakah Lavender sudah tidur atau masih terjaga. Sebelum meninggalkan kamarnya, ia mematikan televisi yang tadi sempat dinyalakannya. Tepat saat kaki Evrard menginjak permukaan lantai satu, ia melihat Wendy yang sedang menutup pintu kamar Lavender dengan perlahan. Ketika telinganya menangkap derap langkah kaki yang mendekat ke arahnya, Wendy langsung menoleh. “Tuan,” sapanya sambil mengangguk hormat setelah melihat pemilik dari langkah kaki tersebut. “Apakah Nyonya sudah tidur?” Evrard bertanya sambil bersidekap. “Belum, Tuan. Nyonya sedang mendengarkan musik, katanya supaya rasa kantuk cepat menghampirinya,” beri tahu Wendy apa adanya.

