Lavender berpikir sejenak sebelum menanggapi pertanyaan Florence. “Kalau tujuan kalian hanya sekadar berkunjung, boleh saja. Namun, tidak untuk menginap. Bukannya aku melarang, tapi karena memang jumlah kamar di rumahku tidak banyak. Rumahku hanya memiliki dua buah kamar dan itu pun ukurannya tidak terlalu besar. Kalian akan tidur di mana jika ingin menginap di rumahku?” akunya jujur. Florence terenyuh mendengar jawaban jujur dan merendah Lavender. “Kamu pasti sangat merindukan rumahmu, Lav,” batinnya berkata. Setelah diizinkan pulang oleh dokter yang menanganinya di rumah sakit usai mendapat perawatan karena kecelakaan, Lavender tinggal di mansion Pierre bersama Florence, Evrard dan Jimmy. Hanya sesekali saja Lavender diizinkan pulang ke rumahnya ke Iseltwald oleh Jimmy, yang merupakan

