Chapter 20

1548 Kata

Lingkaran hitam sangat jelas tercetak pada kantong mata Evrard saat ia menghampiri meja makan untuk sarapan. Ernest yang melihat keadaannya hanya menggelengkan kepala. Evrard sangat yakin jika adiknya tersebut pasti menduga bahwa ia bergadang karena menyelesaikan urusan kantor yang dikirimkan melalui surel, mengingat sudah satu setengah hari dirinya menghabiskan waktu bersama. Kemarin malam Evrard mengurungkan niatnya meninggalkan kamar tidur Lavender setelah melihat keadaan istrinya tersebut yang menurutnya sangat memprihatinkan. Setelah melihat Lavender keluar dari kamar mandi, Evrard lebih dulu berjalan ke arah ranjang. Evrard hanya menyaksikan saat Lavender merangkak menuju ranjang sampai akhirnya istrinya tersebut kembali berbaring. d**a Evrard semakin lama kian sesak saat melihat La

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN