Chapter 21

1600 Kata

Bola mata Wendy membesar setelah mendengar jawaban dan perkataan Lavender, apalagi orang yang tengah dibicarakan sedang berada tidak jauh dari posisi mereka. Bahkan, dengan jelas bisa mendengarnya secara langsung. “Semoga saja Tuan tidak mengamuk setelah mendengar semua perkataan Nyonya,” ucapnya dalam hati. “Tapi saya tetap merasa takut, Nyonya. Tadi saja saat sarapan Tuan dan yang lainnya menanyakan keberadaan Nyonya, saya sudah ketakutan setelah memberikan jawaban bohong,” beri tahunya mengiba dengan nada mencicit. Kini ia pun terpaksa mengakui tindakannya tadi di hadapan Evrard agar Lavender mau memasukkan makanan ke perutnya. Evrard hanya bergeming di tempatnya setelah mendengar curahan hati Lavender. Walau cukup terkejut mendengarnya, tapi Evrard juga tidak bisa menyalahkan Lavender

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN