Chapter 22

1492 Kata

Berhubung besok Florence dan Ernest akan pulang ke rumahnya, Evrard mengajak kedua adiknya serta Lavender mengobrol santai di ruang keluarga setelah mereka usai menikmati santap malamnya. Lavender lebih banyak mendengarkan obrolan ketiga bersaudara tersebut. Lavender hanya memberikan tanggapan maupun mengeluarkan suaranya saat ditanya oleh Ernest atau Florence. Kadang-kadang Lavender ikut tersenyum tipis saat mendengar Evrard dan Florence tertawa karena perkataan-perkataan konyol yang dilontarkan oleh Ernest. Di lubuk hatinya yang paling dalam, Lavender sangat ingin bisa melihat wajah suami dan kedua saudara iparnya. Menurut informasi dari Wendy, Evrard dan kedua adiknya sama-sama memiliki bola mata berwarna biru yang sangat indah. Terlebih Evrard dikatakan memiliki sorot mata biru yang se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN