Chapter 23

1115 Kata

Setibanya di taman, Evrard membantu Lavender duduk pada bangku panjang yang memang tersedia di sana. Evrard menatap langit yang terlihat semakin ditutupi oleh awan, tak lama kemudian ia pun memilih untuk memejamkan matanya. Kini desiran angin yang berembus juga sudah mulai terasa dingin saat menyentuh permukaan kulitnya. Walau menduga kemungkinan besar akan turun hujan, tapi Evrard enggan mengajak Lavender kembali ke dalam rumah karena ia sangat menyukai suasana seperti sekarang. “Apa yang ingin kamu bicarakan denganku, Ev?” Lavender memecah kesunyian yang tercipta di antara mereka. Evrard membuka matanya saat suara Lavender menginterupsi kenyamanannya menikmati udara dingin. “Aku minta maaf atas perkataanku pada malam itu yang ada hubungannya dengan Flo,” ucapnya sambil menoleh ke arah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN