Dokter Teddy mengangguk setelah usai memeriksa kedua mata Lavender. “Sesuai dengan harapan kita, sejauh ini hasil operasi Lavender tidak ada masalah. Meski demikian, nanti kamu harus tetap kontrol sesuai dengan jadwal yang nanti saya berikan,” beri tahunya sambil tersenyum. “Baik, Dok,” Lavender mengindahkan ucapan Dokter Teddy seraya mengangguk. Tak lama kemudian, ia menoleh pun ke samping dan langsung bersuara, “Sissy.” “Lav.” Daisy mendekat dan langsung menghambur memeluk Lavender. “Akhirnya kini kamu bisa melihatku lagi, Lav,” ucapnya sambil mengusap punggung sepupunya tersebut tanpa menyembunyikan rasa syukur sekaligus bahagianya. Mata Daisy pun kini telah menitikkan cairan bening karena saking terharunya, apalagi sudah dua tahun Lavender hidup dalam kegelapan. Setelah memastikan k

