Arini Berulah

1073 Kata

Baskara merasa seperti sedang diawasi oleh Arini yang sejak tadi berdiri di sampingnya. Wanita itu memang sengaja tidak langsung pergi setelah mengantarkan sarapan bahkan setelah disuruh pergi oleh Baskara. “Sampai kapan kau akan berdiri di situ?” “Sampai Tuan Baskara selesai makan dan meminum semua obat dan vitamin yang sudah saya siapkan,” jawab Arini sambil tersenyum lebar. Di balik senyum Arini terdapat sebuah rencana yang apik untuk membuat Baskara meminum obat serta vitamin yang diresepkan oleh dokter. “Tapi, bagaimana aku menyelesaikan sarapanku jika kau memandangiku seperti itu?” Walau mata Baskara tidak menoleh ke arah Arini tapi ia bisa merasakannya serta mengintip wanita itu dari sudut ekor matanya. “Siapa yang memandangi, Tuan?” Pandangan Arini beralih ke sudut lain tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN