“Bukankah waktu itu Tuan bilang kalau aku boleh menikmatinya? Lagi pula aku sangat menyukai rasanya dan jika aku sedih aku tidak mungkin memakannya sendirian.” Arini mengatakan hal itu dengan nada suara yang lemah lembut. Sebenarnya Arini sengaja melakukan hal itu untuk membalas Baskara yang sudah membohonginya. Baskara mengerang kesal karena perbuatan Arini yang baginya sangat menyebalkan hari ini. Mulai dari wanita itu yang sengaja membuat mulutnya merasakan pahit sekarang dirinya tidak bisa mendapatkan es krim yang ia mau. “Kau tahu mulutku terasa sangat pahit sekarang dan aku sangat membutuhkan es krim itu,” keluh Baskara. “Kalau begitu bagaimana jika kita membelinya di luar? Lagi pula sepertinya Tuan butuh udara segar, ‘kan?” Ajak Arini karena selama di kediamana Erlangga, wanita

