Wanita Plin-Plan

1061 Kata

“Apa kau sudah gila dengan berlagak sok pahlawan dengan menyelamatkan pria cacat itu? Seharusnya kau biarkan saja dia tiada karena dengan begitu rencana kita akan segera tercapai.” Raka menghela napas panjang setelah mendengar beberapa kalimat panggilan telepon dari sang mama. Awalnya memang pria itu merasa senang karena mungkin saja sang mama ingin menanyakan tentang penerbangannya beberapa jam lalu tapi yang terdengar seperti sebuah kalimat makian. “Ma, aku bukan bersikap sok pahlawan tapi apa yang aku lakukan itu karena aku tidak ingin Mama mendapatkan apa yang Mama inginkan dengan cara yang kotor seperti itu.” Raka memang sejak awal menentang keinginan sang mama untuk menguasai semua harta milik papa tirinya tersebut tapi Widya terus memaksanya. Jika boleh memilih Raka ingin hidup

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN