ending

2381 Kata
Aisyah prilliyana safitri Kenapa jantungku berdebar seperti ini. Perasaanku sedikit tak enak. Ada apa sebenarnya, aku melangkah masuk menuju cafe suamiku mas ali. Hari ini aku disuruh kesini membawakannya bekal makan siang. Dia ingin makan siang di cafe tapi dengan masakanku. Saat aku masuk aku melihat sepertinya cafenya mulai rame saat makan siang. Tapi kemana udin, bukannya dia lagi sift pagi juga. Aku tersenyum kepada rara pegawai disini. "Bapak ada di dalam ra,?? Tanyaku padanya.,sepertinya dia sedikit gugup. Bukankah aku hanya tanya. "Aahh.. ada buk., ehmm di ruangannya. Aku mengangguk mengerti."baiklah saya ke dalam dulu ya ra. Semakin mendekat kenapa hatiku benar-benar tak enak. Ya allah, astagfirullohaladzim. Kenapa banyak sekali orang di ruangan itu. Tapi tak ada mas ali. Aku melangkah mendekat, kulihat arah pandang dari udin yang sedang berdiri di ambang pintu. "Astagfirullohaladzim. Pekikku hingga membuat semua orang disini menoleh kearahku. "Prilly... ucap mas ali lirih. Dia terkejut. "Mba prilly... udin juga sepertinya terkejut. Kenapa mereka semua seperti melihat hantu. Harusnya aku yang terkejut. "Itu kenapa sama andien.? Kenapa dia ada di pangkuan kamu. Tanyaku dengan nada sedikit bergetar. Ya, aku terkejut saat melihat ali duduk di sofa dengan pahanya buat sandaran kepala andien. Sepertinya andien tidak sakit tapi kenapa seakan terjadi sesuatu. Ada apa ini sebenarnya. Walaupun aku tidak boleh cemburu berlebihan, tapi aku juga seorang istri. Istri mana yang tak cemburu melihat sang suami memangku wanita lain. "Ii...ini andien tadi habis pingsan. Aku berusaha membuatnya sadar. Sadar, bukankah andien sudah sadar. "Udin, seharusnya kamu bisa membantu mas ali. Kenapa malah kamu diam disini. Sentakku pada udin yang malah diam,di sebelahku. "Ii..iya mba ini saya juga mau bantu. "Sini andiennya biar sama aku ajah. Kamu kan seorang lelaki bukan muhrim berdekatan seperti ini. Aku meraih andien biar aku pangku, tapi ali menahan tanganku. Aku menaikkan satu alisku. "Aku tahu kamu cemburu, tapi andien adalah sahabatku. Dia udah aku anggap adikku sendiri. Deg.. Apa maksutnya mas ali berbicara seperti itu. Aku hanya ingin membantu. "Maksutnya.. aku hanya ingin membantu mas. Aku juga masih ingat perkataan mas ali. Jadi aku rasa saat ini bukan waktu yang pas untuk cemburu. Jawabku sedikit bergetar, aku tahan supaya aku tak menangis disini. "Seharusnya kamu bisa bedain dong. Dia lagi sakit dan butuh pertolongan. Sentaknya padaku. Aku terkejut, baru kali ini dia berbicara kasar padaku. "Mas ali..!!!! Sepertinya udin kaget mendengar perkataannya mas ali. "Maaf mas. Aku hanya ingin membantu.,walaupun sejujurnya aku juga cemburu melihat suamiku sedang memangku wanita lain yang jelas-jelas bukan muhrimnya. Tapi aku tahu waktu dan situasi. Maaf jika aku malah memperkeruh suasana. Ini makanannya, aku pamit pulang. Assalamuallaikum. Aku bergegas pergi dari ruangan ini, air mata ku menetes saat tiba di ambang pintu. Ya allah, kuatkanlah hatiku. Suamiku membentakku hanya karena wanita lain. Aku berjalan keluar cafe, aku sengaja tak naik mobil karena aku fikir nanti akan pulang dengan suamiku. Tapi ternyata semuanya berbeda. Aku menunggu taksi di depan jalan. Tapi belum sampai taksi datang, tiba-tiba ada mobil hitam berhenti didepanku. Dia keluar dengan wajah ditutup. Dia mendekatiku, saat aku tahu dia akan menarikku aku pun hendak berteriak. Tapi semuanya sirna, dia membekap mulutku dengan kain. Hingga aku merasakan gelap didalam sini. Muhammad Ali Syarief Astagfirullohaladzim, aku menghela nafas kasar. Kenapa aku membentak istriku, padahal apa yang dia bilang memang benar. Seharusnya aku tak boleh berdekatan dengan wanita bukan muhrimku. Walaupun dia sedang sakit. "Andien, kamu udah sedikit enakan. Biar udin antar kamu pulang ya. Ucapku lembut, oh bahkan dengan istriku tadi tak selembut ini. "Tapi andien maunya mas ali yang antar pulang. Pintanya padaku. "Andien, kamu tahu mas ali sudah beristri. Sebaiknya jaga sikap kamu. Pekik udin di depannya. Andien menunduk, sepertinya dia berubah. Andien bukanlah wanita yang seperti ini. Drt...ddrrtt.. Rossa calling Aku melirik id caller di hpnya andien. Tertulis nama rossa, kenapa andien kenal dengan rossa. Bukankah rossa sekretarisku rumahnya tidak di daerah kampung ku. Aku mengambil hpnya, karena penasaran aku angkat telfonnya. Andien terkejut dan akan merebutnya dariku. Tapi dia sedang berdiri di pegangi oleh udin. "Hallo, andien. Prilly udah gue bawa. Sekarang giliran gue yang buat perhitungan padanya. Thanks yaa kerja sama yang bagus. "Hallo... andien..!!! Tubuh ku menegang, sama halnya dengan andien. Apa maksutnya perhitungan. Segera kumatikan telfonnya. Kutatap tajam wajahnya yang sedang menunduk. "Andien...!!! Jelaskan ini semua...!!! Pekikku keras. Sampai semua berjengkit kaget mendengar suaraku. "Aa.. aku gak tahu. A..aku hanya., Ucapnya terbata-terbata. "Apa yang loe lakuin ama mba prilly. Jawab...!!! Udin menarik tangan andien yang dipegang olehnya. "Mba rossa berniat menculik mba prilly. Dia akan membuat perhitungan kepada mba prilly. Tapi aku gak tahu dia akan dibawa kemana. Jelasnya yang langsung membuatku melebarkan mata. "Maksut kamu... oohh shit...!!!! Aku berlari keluar mencari prilly, aku sudah tidak bisa memikirkan apapun. "Rara, kamu tahu bu prilly pergi kemana. "Sudah keluar pak, tapi sepertinya bu prilly tidak naik taksi. Tadi ada mobil hitam yang berhenti didepannya. Mungkin sopir pak ali. "Damn it..!!!! Terima kasih rara. Ku ambil iphone ku, kutekan tombol menghubungi manager kantorku. "Hallo, citra. Apa rossa ada diruangannya. "Ibu rossa baru saja tiba. Sepertinya sedang ada pemotretan. Karena beliau tadi bilang jika akan sibuk diruang pemotretan. "Oke terima kasih. Setelah kumatikan telefonku, aku mengajak dhani dan udin untuk ikut denganku. Masalah andien, aku sudah tidak perduli. Kulajukan mobilku dengan kecepatan penuh. "Mas ali pelan-pelan dong. Kita masih belum nikah nih. Seakan tak kuperdulikan ucaoan udin, aku malah menancapkan gas. Yang hanya ada di otakku saat ini hanyalah prilly dan prilly. Fikiranku langsung kembali saat aku membentaknya tadi. Dia terlihat sangat ketakutan. Aku memang tak becus menjadi suami. Apa yang aku lakukan, jika sesuatu terjadi dengan prilly tak akan kubiarkan rossa dan andien hidup tenang. Ciiitt.... Bunyi ban mobilku yang ku rem mendadak. Bahkan security pun terkejut melihatku yang turun dari mobil. "Assalamuallikum pak ali, selamat siang. "Siang, apa tadi rossa masuk kedalam. Tanyaku langsung. "Betul pak, bu rossa masuk dengan dua orang. Tapi sepertinya yang satu sedikit mabuk, jalannya sempoyongan. Oohh apakah itu prilly. "Baiklah, terima kasih. Aku mengajak dhani dan udin berjalan cepat menuju ruang pemotretan. Aaarhh.. lama sekali sih liftnya. "Istighfar mas ali. Berdoa agar allah selalu melindungi mba prilly. Astaghfirullohaladzim, ya allah. Apa yang aku lakukan. Benar, rossa sedang berada di ruang pemotretan. Tapi kenapa dia membawa prilly kesini. Aku sudah tak sabar. Brak.... Kudobrak pintunya hingga membuat semua orang terkejut. Tapi aku yang lebih terkejut saat melihat apa yang ada didepanku. "Astagfirullohaladzim mba prilly. Pekik udin, yang bisa membuatku tersadar. "Udin, dhani cepat bawa orang-orang ini keluar. Saya akan membawa prillly.  Aku mencari apapun yang bisa menutupi tubuhnya. Dalam keadaan tidak sadar dia dilucuti bajunya hingga memakai baju yang sangat terbuka, yang bisa kubilang sangat seksi. Tak terasa air mataku menetes jatuh, bayanganku saat membentaknya tadi dan saat melihat guratan kecewa dimatanya. Ya allah maafkan aku, aku telah menelantarkan istriku. Kubopong dia menuju parkir mobil, semua mata melihat kearahku. Aku tak mau memikirkan apapun. Aku hanya ingin cepat membawa prilly pulang kerumah. Aku mengendarai mobilku dengan kecepatan penuh. Kurapalkan doa agar mama tak marah kepadaku, walaupun aku tahu pasti beliau akan syok dan terkejut. Hah akhirnya 30 menit, aku sudah tiba. Kuparkirkan mobilku sembarangan. Ku buka pintu mobil dan kugendong prilly ala brida style. Mama terkejut melihat aku membawa prilly dalam keadaan begini. "Ali, itu prilly nya kenapa. Ya allah, kenapa ditutupin gitu. "Nanti ali ceritain, sekarang mama bantu ali bangunin prilly. Kurebahkan tubuhnya di ranjang. Ku ambil selimut yang menutup badannya. Mama ku berjengkit kaget. Beliau mengucap istighfar. Aku mengambil piyama untuk prilly. Kugantikan dengan piyama tersebut, sedangkan mama memberikan minyak pada hidungnya agar dia terbangun. Kuangkat sedikit tubuhnya supaya udara bisa masuk. "Eehhh.. dia mengeluh. Alhamdulillah dia sadar. "Sayang,, hey. Kamu bisa dengar aku. Prilly... Dia membuka matanya, menatapku penuh dengan keheranan. Sedetik kemudian dia berteriak-teriak. "Aahhh... jangan..!!! Jangan buka bajuku. Ku mohon.... "Prilly,, ini mama sayang. Kamu tenang saja. Mama ada disini. "Mama.. dia.. dia membuka bajuku ma. Dia membuat aku telanjang. Lalu memotretku ma.. Aku menangis melihat dia meronta-meronta seperti itu. Dia histeris sepertinya rossa membuatnya trauma. "Hey.. hey sayang. Dengerin aku, dia gak akan bisa nyentuh kamu. Kamu percaya sama aku. Kutangkup wajahnya, kuusap air matanya, walaupun air mataku pun jatuh. "Gak.. gak mas. Dia udah bikin aku malu. Aku bukan istri yang baik mas. Aku udah ngebiarin orang lain melihat tubuhku. Isaknya masih terdengar seperti jeritan. Ya allah, apa yang harus aku lakukan. Mamaku ikut menangis melihat prilly tak henti menangis. Kupeluk tubuhnya yang berguncang. Kuusap pucuk kepalanya, ku cium pelipis matanya. "Istighfar sayang, semuanya baik-baik saja. Tidak akan ada yang bisa menyentuh kamu. Percaya sama aku. Maafin aku ya.. aku udah bikin kamu kayak gini. Tak ada jawaban darinya, dia masih terisak. "Kenapa aku tak boleh cemburu mas..?? Aku hanya tak suka jika suamiku berdekatan dengan wanita lain. Dia suka sama kamu mas. Dia ingin aku pergi jauh dari kamu. "Sstt... kamu boleh cemburu. Kamu berhak melarang aku berdekatan dengan siapapun. Aku minta maaf, aku bodoh udah ngebiarin dia membohongiku. Aku gak akan ngebiarin apapun dan siapapun membuatmu jauh dari aku. Terangku padanya. Dia mendongak menatapku, kulihat matanya masih berkaca-kaca. "Lalu kenapa kamu tadi ngebentak aku. Aku salah apa mas..??? Ucapannya sukses membuatku tak berkutik. "Maafin aku sayang, maaf banget. Aku tahu aku salah, aku janji ini akan menjadi terakhir kalinya aku ngebentak kamu. "Mama akan telfon orang tua kamu sayang. Pasti mereka juga khawatir. Aku mengangguk mengiyakan. Mamaku pun pergi meninggalkan aku yang masih terdiam dengan keadaan memeluk prilly. "Janji mas...!??? Aku mengangguk. Ku cium keningnya, lalu turun ke matanya yang masih bengkak, kemudian hidungnya yang mancung. Dan pipi kanan dan kiri. Terakhir dibibirnya, bibir yang selalu membuat goyah imanku. "Aku benci dengan dia mas. Dia jahat, dia memaksaku untuk memakai baju itu. Aku tak mau tapi dia malah menamparku dan membuatku pingsan. Keluhnya padaku. Tanganku mengepal kuat, berani sekali dia menampar istriku. Kamu akan mendapatkan hadiahnya rossa. "Tenang sayang, semua akan terbalaskan. Bukankah doa orang yang terdzalimi akan terkabulkan. Aku janji akan membuatnya menyesal melakukan ini semua. Sekarang kamu tidur, istirahat. Aku akan menemani kamu disini. "Aku mau tidur dengan meluk kamu mas... pintanya padaku. Kubiarkan dia memelukku, aku juga memeluknya erat. Kukecup pucuk kepalanya. Sesaat kemudian dia pun tertidur. Akhirnya dia bisa tertidur. Aku bernafas lega bisa melihatnya tidur dengan damai. Segera kuhubungi udin, aku menyuruhnya mengurus semuanya. Akan kukirim pengacaraku juga. Dan akan kupastikan, dia tak akan bisa bekerja di perusahaan manapun. Dia akan mendapatkan balasan yang setimpal. Untuk masalah andien, biarlah besok saja aku mengurusnya. Dan untuk semua berita tentang istriku, kusuruh pengacarku untuk memastikan jika kejadian ini tidak keluar ke wartawan dan fotonya harus terhapus tak ada jejak. Aku tak mau membuat istri cantikku semakin tertekan dan bersedih. ############  Setelah melaksanakan sholat isya, aku dan prilly memilih duduk di kamar yang telah aku sewa. Seminggu setelah kejadian itu, aku mengajak prilly honeymoon ke lombok. Dia terlihat sangat senang kuajak berlibur kesini. Tak hentinya dia berucap syukur karena semua rezki yang kita dapat adalah berkah. "Kalo ngantuk tidur gih. Besok masih banyak kegiatan kita disini. Ucapku padanya. Dia menoleh kearahku dan tersenyum. Dia mendekat kearahku, tangannya melingkar di pinggangku. Dia mencium pipiku singkat. Ooh, jangan bilang dia ingin mengajakku b******a. "Sayang,, iih geli. Ucapku saat dia menciumi pipiku dan leherku. Jika seperti ini jangan salahkan aku bila aku tak bisa berhenti. Segera kubaringkan tubuhnya, kutindih dia dengan tanganku sebagai penyanggahnya. Kucium bibirnya atas bawah kukecup dan ku sesap. Saat dia mengeluh, ku masukkan lebih dalam lagi ciumanku. Tanganku memegang pahanya yang terekspos karena tersingkapnya dress yang dia pakai. Asyik bergriliya hingga naik keatas, melewati pusar lalu ke perut dan terakhir di dua gundukan yang menurutku sangat pas di tanganku. Ciumanku pun turun ke tulang selanganya, dia sedikit mengangkat tubuhnya saat aku berusaha membuka kaitan bra nya. Ku singkap dresnya hinga semua terlepas, hanya menyisakan celana dalamnya saja. Semakin panas, dia semakin mengerang merasakan sentuhan dariku. Aku pun siap melaksanakan kewajibanku sebagai suami. Tak ada doa khusus seperti malam pertama dulu. Hanya doa agar apa yang aku lakukan tidak ada ikut campur dari jin dan syetan. Kulajukan tempo permainanku saat kita sudah sama-sama berada di puncak kenikmatan. Dia mengerang dan semakin menggenggam erat tanganku. "Aahh..ahhh.. ayo sayang cepat. Ucapnya padaku. Dan.. akhirnya kita pun sama-sama mencapai k*****s. Kucium bibirnya singkat, kubaringkan badanku disebelahnya. "Mau mandi bersama aby,,??? Tanyanya padaku. Dengan kerlingan matanya. "As your wish amy... everything for you. Aku pun berdiri menggendongnya ala brida stlye menuju kamar mandi. Dan aku yakin hal ini akan berlanjut didalam. Pagi hari aku dan istriku menikmati pemandangan di luar. Tempat ini sungguh menakjubkan, sangat private dan indah sekali. "Tempatnya sangat indah aby. Hah rasanya aku ingin berlama-lama disini. Aku terkekeh mendengar ucapannya. "Apapun yang membuat kamu bahagia amy. Semuanya akan aku berikan. "Terima kasih aby ku. Sayang aby... ucapnya menirukan kartun favoritenya. Lalu dia mencium bibirku. "Abi juga sayang amy. Amy ku maliki ku. Love you..., Pagi yang cerah ini harus diawali dengan ciuman kami. Ciuman yang tak menandakan nafsu, melainkan rasa kasih sayang dan cinta. Cinta yang ada pada hatiku dan hatinya prilly. Walaupun perkenalan kita sangatlah singkat, tapi aku yakin jika dia memanglah jodohku. Kekasih yang dikirim allah untuk mendampingiku selamanya. Bukankah suatu hubungan dimulai karenanya, dan diakhiri juga karena takdirnya. Semoga apa yang aku doakan agar keluargaku menjadi keluarga yang selalu dalam lindungan allah, selalu di berkahi di segala apapun dan bisa berkumpul di sirotolmustakim. Karena sesungguhnya jodoh yang aku inginkan bukan melewati hari bersamaku saat di dunia melainkan di akhirat kelak. Insya allah, jika memang semua sudah ditakdirkan untukku. ???????? Andien kini menjadi guru di salah satu sekolah di daerah bandung. Rasa bersalahnya membuat dia malu untuk bertemu dengan ali dan prilly. Walaupun mereka sudah memaafkannya. Dia pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke bandung. Sampai akhirnya sekarang dia bisa menjadi guru TK di sekolah bertaraf international. Ini adalah foto terakhir ayla sebelum dia berhijab. Kini ayla berhijab, dia sudah di khitbah oleh udin. Dan rencananya mereka akan menikah dua bulan lagi. Dhani yang masih setia menunggu rossa. Hingga rossa pun luluh, dia mulai menyukai dhani. Dhani yang selama ini selalu perhatian kepadanya. Rossa dihukum oleh ali diasingkan di daerah solo. Dia ditugaskan menjadi pegawai kebun teh. Karena kegigihan rossa untuk meminta maaf, akhirnya ali dan prilly pun memaafkannya. Kecup mesra terakhir dari aby untuk istri tercinta amy. Alva jasmeen syarief Alvian yusuf syarief Kembar yang sangat lucu dan menggemaskan. Sayonara..... Terima kasih atas vote dan komentarnya.....
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN