for the rest of my life

1133 Kata
Happy reading... Author pov Setelah menggelar pengajian dua hari yang lalu, di kediaman prilly. Hari ini seluruh keluarga besar ali dan prilly. Sahabat dan teman dekat berangkat menuju bandara. Karena jadwal penerbangan ke bali akan dilaksanakan pada pagi ini jam 10. Semuanya telah bersiap untuk berangkat. Nampak prilly yang tengah gugup melihat semuanya telah bersiap untuk berangkat. Dia gugup karena besok adalah hari pernikahannya dan ali. Hari yang ditunggu-tunggu oleh semua wanita. Hari dimana kebahagiaan kita akan bertambah. Setelah semuanya sudah siap, mereka pun pergi menggunakan bus rombongan yang sudah disiapkan oleh ali. Ya ini semua adalah rencana ali. Semua ditanggung olehnya, seakan tahu berita apa yang terjadi jika ia menikah dengan prilly seorang artis dan anak pejabat daerah. Bukan tak mungkin berita buruk menghampiri mereka, tentang penyalahgunaan dana APBD sampai dengan uang rakyat pun telah menghampiri mereka. Tapi semuanya seakan sirna karena pembuktian yang sudah sangat jelas. Ali dan prilly menyiapkan dengan sangat matang. Mulai dari penyewaan gedung sampai dengan alat transportasi yang akan dipakai. Hotel buat menginap para tamu pun telah siap. Prilly mempunyai keluarga yang ada di bali. Dan hotelnya pun milik saudaranya. Dan spesial untuk sang pengantin. Semuanya sudah disiapkan. Udin dan ayla juga bagian dari panitia pengurusnya. Seperti yang diduga sebelumnya jika andien dan rossa menolak untuk membantu. Beralasan sibuk dan tak sempat. Tapi kini semuanya pun ikut hadir. Walaupun harus mengulum senyum jika melihat dua pasangan yang sangat ideal ini. Tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya ada di dalam fikiran dua gadis yang sedang patah hati itu. Tetapi prilly selalu berusaha tetap berfikir positif. Dia tidak mau membebani ali dengan fikiran buruknya. Setelah satu jam perjalanan akhirnya mereka pun tiba di bandara ngurah rai bali. Mereka sudah dijemput oleh bus hotel tempat mereka menginap. Khusus untuk keluarga pengantin mereka dijemput oleh mobil. Senyum dan tawa tak pernah lepas dari bibir ali dan prilly. Walaupun tanpa berbicara semua pun tahu bagaimana kebahagiaan pasangan muda tersebut. "Tante inna, maksih ya.!! Prilly jadi ngerepotin deh. Ucap prilly pada sang tante pemilik hotel ini. "Prilly apan sih. Justru tante senang bisa ngasih hadiah pernikahan kamu. Siapa tahu semua fans kamu pada nginep disini setelah tahu hotel ini dipakai oleh artis idolanya. Goda tante inna pada prilly. Semuanya pun tertawa mendengar candaan dari tante inna. "Tante iisshh..!!! Mengambil kesempatan dalam kesempatan. Rengek prilly manja. "Kok kesempatan dalam kesempatan. Tanya mama sofie bingung. "Kan sama-sama punya kesempatan. Bukan kesempitan mama... Hahahaha.. Hahhaha... Semuanya tertawa bersama-sama. Seakan meluapkan segala rasa capek yang mereka rasakan karena perjalanan. "Yasudah, semuanya silahkan menuju kamar yang sudah disiapkan dan sudah dibagi rata. Jelas papa hendrawan kepada seluruh tamu yang baru tiba dari rombongan bus. Udin dan ayla membagikan kunci kamar ke masing-masing tamu undangan. Tak banyak yan mereka undang, hanya mengundang 200 orang. Seluruh keluarga besar, sahabat dan kerabat dekatnya. Begitu juga ali mengundang seluruh karyawan dan para sahabatnya. Ali ingin pernikahan yang sangat sakral dan bisa khusyu. Jadi dia tak mau ada campur tangan orang lain atau pun media. Prilly dan ayla masuk dalam satu kamar. Prilly ingin ayla bisa menemaninya di hari sebelum acara. "Udah siap nih jadi nyonya ali syarief. Hmm..??? "Iihhh ayla apaan sih. Insya allah, aku udah siap lahir dan batin. Jawab prilly malu-malu. "Hahahah lahir dan batin. Loe mah prill.. tapi gue seneng banget akhirnya loe bisa bahagia. Loe bisa ngedapetin apa yang loe pengen selama ini. Dan semoga allah selalu memberikan kebahagiaan itu sama loe. Prilly tersenyum menanggapi ucapan dari sahabatnya itu. Prilly tahu jika sahabatnya yang satu ini selalu bisa diandalkan. Dan tulus membantunya. "Amien... semoga ya ay. Allah akan selalu meridhoi dan melancarkan apa yang memang baik untuk hambanya. "Yaudah, sekarang waktunya istirahat untuk persiapan besok pagi. Nanti gue akan cek gedung tempat akad dan resepsi kalian. Ayla pun menyuruh prilly untuk istirahat. Dia pergi pamit kepada sahabatnya untuk mengecek gedung tempat akad dan resepsi. ########## Undangan pernikahan yang dipilih oleh prilly. Sangat manis dan elegan. Dan ini mas kawin atau mahar ali untuk prilly. Dalam hukum islam, prilly ingin jika mahar yang tak memberatkan bagi calon suami. Dan ali menyiapkan mahar khusus untuk calon istri tercinta. Setelah awal pertemuan dulu ali telah memberikan al-quran couple. Kali ini maharnya berupa uang tunai. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ – اَسْتَغْفِرُ الله الْعَظِيْمِ - اَشْهَدُ اَنْ لآاِلَهَ اِلاَّالله ُ- وَ اَشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ (baca Istighfar dibaca 3 x) Papa hendrawan menjabat tangan ali. Beliau menghembuskan nafas dan berucap dengan tegas dan lantang. SAUDARA/ANANDA Muhammad Ali Syarief BIN Ummar syarief SAYA NIKAHKAN DAN SAYA KAWINKAN ENGKAU DENGAN anakku Aisyah Prillyana Safitri DENGAN MASKAWINNYA BERUPA uang senilai satu juta delapan ratus dua belas ribu dua ratus rupiah DIBAYAR TUNAI. Qobul : SAYA TERIMA NIKAHNYA DAN KAWINNYA Aisyah Prillyana Safitri BINTI Hendrawan Dwi Nurcahyo DENGAN MASKAWINNYA YANG TERSEBUT TUNAI. Dengan satu helaan nafas akhirnya ali bisa menjawab dengan tegas dan lantang. SAH.... Penghulu dan para saksi pun menjawab dan berucap sah. Alhamdulillah.... Terdengar dari seluruh tamu yang menyaksikan acara tersebut. Penghulu pun mengajak untuk membaca al-fatihah dan berdoa. Setelah itu beliau menyuruh pengantin wanitanya untuk turun. Prilly pun turun dengan sangat anggun nan cantik dengan balutan kebaya yang sudah dipesannya kemarin. Semua mata tertuju padanya. Prilly menunduk mencium tangan ali, lalu ali memakaikan cincin ke jari manis prilly. Begitupun sebaliknya prilly memakaikan cincin ke jari ali. Beberapa detik kemudian ali mencium kening prilly lembut. Membuat keduanya sangat canggung karena untuk pertama kalinya mereka bersentuhan seperti ini. "Selalu cantik maliki ku. Ucap ali berbisik di telinga prilly. Prilly tersenyum malu dengan ucapan ali. Tubuhnya sedikit bergetar karena gugup. Setelah pemasangan cincin akhirnya mereka berdua disuruh menandatangani berkas-berkas dan buku nikah. Sekarang saatnya sesi pemotretan bagi keduanya. Ali mengangguk saat banyak wartawan yang ingin mengadakan jumpa pers. Dengan syarat hanya sebentar dan tidak diperbolehkan masuk kedalam ruangan atau pun meliput kegiatan mereka. Dengan lokasi yang sangat mewah dan indah. Semua mata terkagum melihat dekorasi acara pernikahannya. Mengusung tema white and pink. Semua pun serba putih dan merah muda. Begitu dengan gaun pengantin yang dikenakan oleh ali dan prilly. Para tamu undangan pun di haruskan memakai baju putih atau merah muda. Sangat sakral dan mewah. Tetapi kemewahan tersebut tidak ada artinya jika tak ada kebahagiaan dari sang mempelai berdua. Hari ini semua pun tahu jika kebahagiaan seseorang tak bisa diukur oleh apapun. Senyum dan tawa tak pernah lepas dari bibir ali dan prilly. Semoga hari ini menjadi hari paling bahagia bagi keduanya. Hari yang tak pernah akan dilupakan. Hari dimana cinta sesaat bisa menjadi cinta selamanya. Kekasih yang sangat mereka impikan telah diberikan oleh Allah. Kekasih yang akan selalu menemani mereka dalam keadaan apapun dan sampai kapanpun. ????????? Akhirnya selesai juga...,, Kurang satu part lagi...... Ngebayangin banget ali ama prilly nikab beneran kayak gini. Hahahahah...... Maafkan jika editannya kurang pas atau malah jelek. Udah berusaha bagus tapi ya gitu...., Jangan lupa vote yaaa....!!!!! Terima kasih
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN