"Luka di tangannya tidak cukup dalam, tetapi karena tak segera diobati, darahnya terus saja keluar. Asam lambungnya juga naik sehingga dia mungkin mengalami nyeri perut yang luar biasa. Sebentar lagi anak anda akan siluman!" jelas seorang dokter setelah selesai memeriksa Indira. Panji menatap dokter itu tajam karena menganggap Indira adalah anaknya. "Dia istri saya!" ralat Panji penuh penekanan membuat dokter itu mengernyit heran. Memangnya iya? Wajah keduanya sangat berbeda dari segi umur. Yang pria terlihat jauh lebih tua, sementara wanita itu sangat muda dan cantik. Jika memang benar begitu adanya, beruntung sekali pria ini. Menghabiskan sisa hidupmu bersama perempuan secantik Indira. Pasti sangat menyenangkan. Dia saja yang melihatnya sekilas merasa betah. "Ah, maafkan saya kal

