Hari berganti hari kondisi Yusuf mulai membaik, sovia masih datang untuk menjenguk bocah itu dengan membawa berbagai macam makanan dan mainan. Wanita itu juga sangat royal kepada keluarga Bu Asih. Bahkan ia juga yang mengantar Yusuf untuk kontrol. Sebenarnya Sari merasa keberatan dengan pemberian Sovia yang menurutnya terlalu berlebihan, tetapi ia merasa tidak enak untuk menolaknya. Mengingat wanita itulah yang telah menyelamatkan putranya. Sungguh sangat ironis jika Sari tahu yang sebenarnya. Setelah memeriksa luka bagian luar dan hasilnya cukup bagus, dengan diantar Sovia, Sari menuju ruang dokter radiologi untuk mengetahui hasil rontgen kepala Yusuf. “Saya jadi tidak enak, Ibu sudah memberi kami terlalu banyak dan merepotkan,” ungkap Sari dengan sungkan. “Tidak apa-apa, saya sangat

