Devan sudah berada di kantor saat ini. Ia sedang fokus menatap layar laptop di ruang kerjanya. Banyak pekerjaan dan tumpukan-tumpukan kertas yang harus dikerjakan. Sampai akhirnya waktunya makan sangpun tak terasa. Saat Devan selesai membereskan berkas-berkas dan hendak beranjak untuk pergi makan siang, tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu ruang kerjanya. Tok tok tok “Masuk.” Seorang wanita pun membuka pintu. “Selamat siang Dev.” “Ahh, Risa?” “Boleh aku masuk?” “Iya silahkan.” Risa pun masuk dan duduk di sofa ruangan Devan. “Ada masalah apa? Kenapa tak menghubungi dulu kalau mau ke kantorku?” Tanya Devan. “Tak ada apa-apa. Aku hanya ingin mengajakmu makan siang bareng.” “Ahh, ayo. Kebetulan aku juga mau pergi makan siang.” Devan dan Risa pun pergi meninggalkan kantor dan

