Lima Belas

973 Kata

KRIIINGGGG…. Handphone Devan berdering berkali-kali. Hingga akhirnya Devan pun terbangun. “Haish, siapa sih telpon malem-malem begini. Ganggu aja.” Devan bangun dan mengambil handphonenya yang berada di atas meja. Terlihat nama Risa di layar handphone Devan dan menekan tombol hijau untuk menerima panggilan tersebut. Devan menjauhkan diri dari Siska dan anak-anaknya. Devan tak ingin mereka terbangun ataupun keganggu. “Hallo. Ada apa Risa?” “Devan tolong aku.” “Ada apa?” “Tolong bantu aku. Aaaaahhhh…..” Ucap Risa dengan nada yang terdengar sedang kesakitan. “Bentar, bentar. Aku akan kesitu.” Devan langsung bergegas menghampiri ke kamar Risa. Tok tok tok “Masuk saja Dev.” Teriak Risa dari dalam. Devan pun masuk, mencari keberadaan Risa. Betapa terkejutnya Devan saat melihat Risa t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN