Tiga Puluh Tiga

1202 Kata

WARNING !!!!!! DIBACA SETELAH BUKA PUASA YA?? Dua bulan telah berlalu setelah penetapan persidangan Risa. Semenjak Risa sudah dipenjara, keluarga Devan bisa menjalani hari-hari mereka dengan normal kembali, tanpa rasa takut dan khawatir. Pagi ini keluarga Devan sedang berkumpul untuk sarapan. Tiba-tiba terdengar suara bel berbunyi. Ding Dong “Siapa sih yang bertamu sepagi ini?” Tanya Devan. “Aku juga nggak tahu mas. Aku bukain pintu dulu ya.” Siska pun menuju ke ruang tamu untuk membukakan pintu. “Andre?” Yah, yang bertamu pagi ini adalah Andre. “Hai Siska, lama tak bertemu.” “Ada apa kau datang sepagi ini? Apa ada perlu dengan mas Devan?” “Iya, aku ada perlu dengan kalian semua. Dan tentunya sekaligus kangen dengan kamu.” “Udah nggak usah mulai deh.” “Kamu itu ya, susah bange

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN