Empat Puluh Lima I I Kendric Pov

2226 Kata

Flashback On. Bandara, sebelum berangkat ke Belgia. Huh! Akhirnya setelah tiga hari menunggu acc dari kampus kita berdua mendapatkan izin cuti. Dan sekarang disinilah kami berada, Bandara. Yups, aku dan Ra memutuskan untuk berangkat sore hari agar sampai sana pagi harinya. Kita bisa beristirahat sebentar sebelum pergi ke toko cokelat. Setidaknya itu rencanaku sebelum berangkat. Aku menatap punggung Radista yang berjalan menuju kafetaria untuk membeli coffe, mendadak dia ke pengen minum coffe. Sudah aku larang, tapi dia tetap ngotot. “Ntar gue pesen yang kafeinnya sedikit deh” alasan dia, yasudah disaat seperti ini aku tidak bisa melarangnya. Semua yang dia inginkan akan aku turuti. Pundakku di tepuk membuatku spontan menoleh dan mendapati Rido dengan nafas yang ngos-ngosan “Sialan! gue

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN