Empat Puluh Empat I I Author Pov

2339 Kata

Tiga bulan berlalu tanpa terasa, Kendric semakin hari semakin possessive dengan kehamilan Radista. Bahkan di usia kehamilan istrinya yang baru  masuk bulan ke-4  cowok itu terus menyuruh Ra untuk segera cuti kuliah. Yakali dia harus cuti sekarang, kalaupun iya itu artinya Ra akan mengulang semester depan lantaran dia harus cuti berbulan-bulan mulai dari sekarang. Selama tiga bulan juga Ra belum banyak meminta hal-hal aneh, kalau bahasa nya sih ngidam. Hanya sesekali dia pengen rujak pada pukul 1 dini hari, terus pengen makan bakso di jam 5 pagi, kalau nggak gitu ya pengen kue serabi pukul 9 malam. “Suntuk banget sih, lagi pengen apa?” tanya Ken saat cowok itu baru saja pulang dari kantor, sementara Radista malah menyuguhi muka jutek dan kecut “Hei, kok diem aja?” “Ken” panggil Ra setela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN