Dua hari sebelumnya. Aussie. Hen menatap gadis yang dia temui di café beberapa minggu yang lalu, dia sengaja tiap hari menyempatkan diri untuk mampir ke café lantaran ingin bertemu dengan gadis cantik berwajah pucat bernama Senja. Tapi sudah hampir 2 minggu gadis itu tak menunjukkan batang hidungnya, seperti takdir atau semacam buah hasil dari kesabaran Hen lantaran sudah menunggu, hari ini dia datang. Membuat senyum di wajah cowok itu mengembang. Dengan senang hati Hen menghampiri Senja “Hai, Noona. We meet again” celetuk Hen membuat Senja menoleh, dia mendengus. Kenapa harus bertemu dengan manusia sksd macam cowok yang ada di sebelahnya ini lagi sih? apa di dunia ini cuma ada dia? Senja tidak menggubris sapaan Hen, dia pura-pura tidak tertarik dengan memfokuskan atensi nya pada layar

