Tiga Puluh Sembilan I I Kendric Pov

2189 Kata

Tadinya sih aku berencana untuk melanjutkan proyek ganda putra dengan Radista mumpung tidak ada Mama. Apa? mau perotes karena pembahasanku terlalu dewasa? memangnya aku peduli? ini cerita hidupku dan kalian tidak berhak untuk mengaturnya. Ah, sudahlah. Dari pada kalian jadi kabur dan tidak melanjutkan membaca lantaran takut aku semprot lebih baik aku diam dan mengabaikan kalian yang suka protes. Back to topic, di jalan Rido menelpon ku dia bilang kalau dosen Hukum Internasional mengadakan kelas sore ini, what the f! kenapa sih mereka selalu seenaknya? ya oke, lanjut. Jadi proyek ku tertunda lagi, setelah mengantarkan Radista sampai di rumah aku langsung melesat ke kampus, urusan buku masih ada di loker, buku cadangan pastinya. Tapi sangking bodohnya aku, hiperbolis sih! aku nggak sebodoh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN