Suara ketikan keyboard milik Feri begitu mengganggu. Ia terlihat bersemangat sekali, sampai sampai suaranya menggangguku yang sedang memikirkan hal lain. Diskusi yang tak kunjung "Fer ... Nulis apaan sih gak selesai- selesai?" gerutu ku sebal. "Rahasia! Elu nggak usah bawel deh," katanya cuek, tanpa rasa bersalah sama sekali. Daripada aku menjadi naik pitam dan beradu mulut dengannya, lebih baik aku menyingkir ke teras depan. Malam ini sinar bulan terlihat indah sekali. Bulan purnama sedang ada di langit sekarang. Dihiasi ribuan bintang di langit, tanpa awan hitam di sekitarnya, membuat pemandangan atas ku sangat indah. "Nih, Aku bikinin kopi." Tiba tiba Indra keluar dengan 2 cangkir kopi di tangannya. Menyodorkan padaku lalu kuterima dengan senang dihiasi senyuman tipis milikku. "T

