54. Sidang

1411 Kata

"Aku minta maaf karena sudah menikahi Caca tanpa seizin Ayah dan Ibu," ujar Firza penuh sesal, Bukan menyesal karena telah menikahi Istrinya, tapi menyesali caranya. Ia juga menyesal karena telah membuat keduanya orang tua itu kecewa. Padahal sejak dulu, dua paruh bawa itu sudah seperti orang tua sendiri sebagai pengganti orang tuanya yang telah tiadanya sejak dia masih kecil. Ia bahkan memanggil mereka sama seperti Syalwa dan Raka. Keduanya pun tidak pernah membedakan kasih sayang meski dirinya hanya orang lain yang tersesat di tengah kehangatan keluarga mereka. Firza pun menceritakan semua yang terjadi, mulai dari Raka yang menitipkan Syalwa padanya sampai akhirnya mereka harus menikah. Tak lupa menceritakan bahwa ini semua adalah rencana absurd kedua kakaknya dan mengatakan juga al

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN