Sore hari, cowok dengan jaket army itu berdiri di rumah yang selalu bersih dan rapi itu. Kedua tangannya di masukkan ke dalam saku jaket. Kakinya bergerak, menanti pintu di depannya yang tak kunjung terbuka itu. “Virgo!!” Wiska kembali beteriak. Brum!! Suara motor itu membuat Wiska menoleh. Dia melihat Virgo melepas helm lalu menoleh ke arahnya. “Udah nunggu lama?” tanya Virgo sambil berjalan mendekati temannya itu. “Belum, sih. Lo dari mana? Gue kira lo ketiduran.” “Dari rumah temen gue.” Setelah mengucapkan itu Virgo berjalan masuk. Dia meletakkan tas cokelatnya di atas meja lalu duduk di sofa single. Tangannya bergerak kala Wiska berdiam diri di depan pintu. “Jadi kenapa lo nyuruh gue ke sini?” tanya Wiska setelah duduk di hadapan Virgo. Cowok pecinta motor jadul itu cukup kage

