52-Jadi Temen Gue

1394 Kata

“Siapa yang nyebarin itu, Go!!!” Virgo sontak mendongak. Dia tak sadar jika Auryn mendekatinya dan sempat melihat chat itu. Buru-buru Virgo menjauhkan ponsel itu ke belakang tubuhnya. “Apa sih, Ryn!” Auryn tak bisa tinggal diam. Menurutnya ini sudah ketelawat. Gadis itu keluar dari perpustakaan dengan kaki menghentak. Pantas saja semua siswa menatapnya dengan tatapan aneh, kadang seperti menahan tawa. Ternyata ada broadcast­ seperti itu. Auryn yakin kalau pesan berantai itu telah lama. Sial! Jika seperti ini Auryn merasa seperti boneka yang ditertawakan. Oke, kalau mau ditertawakan secara langsung dia tak akan marah. Tapi masalahnya sekarang, hampir semua orang menutup-nutupi tapi di belakang Auryn sibuk mengejek dan mentertawakan. “YUNDA!!!!” Teriakan itu menggema di kelas IPA tiga.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN