“Oh jadi pacarnya Virgo sama si perusak hubungan orang lagi ngobrol,” kata Yunda. Auryn tahu “si perusak hubungan orang” itu pasti ditujukan kepadanya. Tak ingin membuat keributan di pagi hari, Auryn memilih melanjutkan langkah ke arah tangga. Namun sayangnya, sepertinya Yunda mulai kembali iseng. Dia mengikuti Auryn sambil bersuara. “Jadi sekarang target lo Virgo?” tanya Yunda. Dia mendongak melihat Auryn yang terus menaiki tangga tanpa menoleh ke arahnya. “Seika padahal nggak berbuat salah ke lo. Tapi lo rebut pacarnya.” Sampai di lantai dua, Auryn memutar tubuhnya. Dia bertolak pinggang melihat Yunda yang tampak puas itu. “Lo sotoy banget sih! Mereka nggak pacaran ya, dan gue bukan perusak hubungan mereka,” jelas Auryn. “Oh ya?” Auryn menggerakkan tangannya, menganggap omongan Yu

