49-Mantan

1425 Kata

Auryn melihat fotocopy-an yang baru buka itu. Meski begitu fotocopy-an begitu ramai, sekitar lima siswa lain sudah mengantre. Auryn melihat alroji navy keluaran Zeca itu. Lima belas menit lagi bel berbunyi, dan Auryn takut dia masih terjebak di tempat ini. “Gue boleh duluan?” tanya Auryn ke lima orang yang berdiri di depannya. Gadis berambut pendek di bawah telinga sontak menoleh. Ekspresinya begitu tak bersahabat. “Antre dong!” “Nggak usah nyolot dong,” jawab Auryn karena gadis itu melotot tajam. “Lo jangan sok deh.” Lalu gadis lain yang berdiri tepat di depan Auryn membalas. Auryn mengalihkan pandangan, melihat gadis dengan t**i lalat di bawah bibir. “Siapa yang sok sih, gue cuma tanya boleh duluan atau enggak,” jawab Auryn tak terima. “Sekarang lo nggak usah sok deh. Semua anak s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN