50-Kalah

1107 Kata

Hari Senin selepas upacara, para siswa masih banyak yang berkumpul di lapangan basket. Mereka ingin menyakiskan tim kebanggan mereka melawan SMA Teladan. Banyak dari para siswa bahkan sudah menyiapkan yel-yel dan tulisan penuh semangat sebagai bentuk dukungan tim kebanggaan sekolah. Di antara suara gemuruh itu, Auryn berdiri di samping Virgo. Cewek itu hanya menatap ke depan tanpa minat. Mungkin kalau Yohan masih menjadi pacarnya, Auryn pasti semangat. Memberi dukungan, bahkan sengaja membawa spanduk dari rumah. “Temen lo mana?” Pertanyaan itu membuat Auryn mendongak. Seperti biasa, Virgo menatap depan tanpa menatap lawan bicaranya. “Wiska maksud lo?” tanya Auryn dan melihat anggukan dari Virgo. Auryn mengangkat bahu pelan. Jika sudah UAS dan di sekolah tak ada pelajaran, teman Auryn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN