Setangkup Riaalah

1564 Kata

Sepanjang acara jamuan perpisahan yang dilakukan secara sederhana di kantin II, Andara senantiasa diliputi rona bahagia. Meski banyak diantara yang dijemput hadir menanyakan keberadaan Dayong. Yah, pria itu memang tidak menampakkan diri. Bukan karena berselisih paham, meski sisa murka itu masih bercokol dalam diri Andara. Menyimpan video dirinya tanpa penutup aurat lengkap. Pantas saja anteng. Dayong ada di Chengdu sejak Kamis sore. Harusnya A Bei yang berangkat, akan tetapi, sang senior telah memutuskan resign. Jadi, apalah daya nasib buruh apapun levelnya, kuasa tetap di tangan yang terhormat bos besar. Kekesalan, sekaligus kemarahan yang Dayong tumpahkan kemarin, memang ada kaitan dengan out station. Lebih tepatnya, overseas business trip itu. Meskipun tempat itu tentu tidak boleh di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN