"Abang kenapa ya Vi?" tanya ibu pada Sevilla sambil berbisik. Sevilla ikut berbisik bisik seperti yang ibu lakukan. "Sevi juga nggak tahu Bu. Sevi belum pernah nemu gejala kayak gitu selama Sevi belajar tentang ilmu kejiwaan. Coba nanti Sevi tanya sama dosen Sevi dulu ya Bu? Mungkin beliau tau apa yang terjadi sama Abang." jawab Sevilla sambil ikut berbisik pada ibu. Mereka berdua tengah mengamati kondisi Ghazi yang semakin lama semakin aneh sejak kepulangannya dari rumah sakit. Ghazi selalu menolak makan. Semenjak hari itu, Ghazi hanya di kamar berbaring sambil menatap langit langit kamarnya. Sesekali ia mengusap wajahnya dan yang paling sering adalah menggeleng gelengkan kepalanya sekuat tenaga. Ibu dan Sevilla tidak tahu, bahwa Ghazi melakukan itu semua untuk mengusir semua bayangan

