Masih di lain Alam

1808 Kata

Deg... Mereka menoleh secara bersamaan, ternyata benar. Itu Alin dan... Ayah nya Alin. Johan widjaya " Ayah... Kak Alin, kenapa... kenapa kalian di sini. sebenarnya di mana ini...?" Elin yang merasa terkejut langsung bertanya kepada Alin dan Ayahnya. Mereka tersenyum dan saling melirik. Melihat orang yang sudah tiada berada di depan mata. Bian kembali merasa lemas pada tubuh nya. " Ya alloh Bi, kamu kenapa?" Elin panik melihat Bian yang hampir saja pingsan. " Ayo Bi... kita duduk dulu di dalam..." Elin memapah Bian menaiki anak tangga yang hanya ada beberapa anak tangga itu. Bian duduk bersandar di pinggir pagar, Bian memegangi dadanya yang terasa sakit dan sesak. " Ya alloh... kamu kenapa sih Bi..." Ucap Elin kembali bertanya " Aku ngga apa apa kok El, ini memang reaks

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN