Author pov
"Ka kok melamun sih,ka"ucap aina sambil melambaikan tangannya di depan muka ailien
"Ehh iya ada apa aina?"tanya ailien
"Ka kok belum siap sih semuannya sudah nunggu di bawah ka"
"Semuanya??"tanya ailien bingung
"Iya emang kaka lupa kalau ada
tamu"jawab aina dengan nada kesal kakanya ini memang pelupa pikirnya
"Ohh.....apa!!! Kenapa baru bilang sih"ucap ailien panik,apa kakanya gara gara kelamaan tinggal di As jadi lemot begini ya bathin aina sambil terkekeh pelan
"Woy malah ketawa kaka harus gimana nih???"tanya ailien sambil mondar mandir tak menentu
"Tau aku mau kebawah dulu ya ka daaahh"jawab aina acuh dan pergi meninggalkan ailien
"Bodoh,bodoh kau ailien masa gini aja lupa malah melamun yang tidak tidak"bathin ailien sambil mengambil beberapa pakaian dilemarinya
Ailien pun menggunakan dress pendek selutut tanpa lengan dengan taburan berlian swarovski di bagian pinggangnya yang membuat siapa pun yang memakainnya terlihat cantik seperti seorang bidadari dan Setelah selesai memoleskan bedak dan lipstik dibibirnya ailien pun turun kebawah untuk menemui orang tuanya dan tamunya tentunya..
***********
"Maaf ya mom ailien telat"ucap ailien sambil mengedarkan pandangannya keseluruh meja makan dan ailien pun diam membatu saat melihat matilah dia sudah yap siapa lagi kalau bukan orang yang ailien paling benci rachel radmilo prasaja
"Nggak papa sini"ucap ibunya ailien sambil menunjuk kursi di sebelahnya dan berhadapan langsung dengan rachel
"Mungkin ini adalah hari terburuk gue"bathin ailien gelisah bagaimana tidak kalau sedari tadi rachel terus memperhatikannya tanpa berkedip sedikit pun
"Wah ailien makin cantik aja ya jeng"ucap seorang wanita yang ailien yakini itu adalah ibunya rachel karena dilihat dari segi wajah yang memiliki banyak kesamaan
"hahaha..jeng ini biasa aja anak jeng juga tambah tampan kalau saja dia nggak punya ailien sudah saya embat mah"ucap ibunya ailien dan mendapat pelototan tajam dari tajam dari ailien dan membuat semuanya tertawa kecuali ailien
"Punya ailien??maksudnya apa?"bathin ailien bertanya
"Haha jeng ini..ehm bagaimana ya jeng ngejelasinnya ehmm...."tanya ibu rachel ragu
"Bilang aja jeng,jangan sungkan"jawab ibu ailien
"Sebernarnya kami kesini ingin menjodohkan ailien dengan rachel"ucap ibu rachel yakin
" w-what dijodohin hello ini bukan jaman siti nurbaya yang main jodoh jodohin ini juga di jodohin dengan rachel yang notabene orang yang paling gue benci....apa ibunya rachel sudah gila"pikir ailien ya bagaimana tidak dijodohin mau dimana harga dirinya emangnya dia nggak laku hingga dijodohin
"Alah jeng ini,gitu aja ragu ailien tentu terima perjodohan ini" double s**t bagaimana mungkin ibunya dapat menjodohkan dirinya tanpa meminta pendapatnya dahulu
"Mom"rengek ailien
"Ailien sebaiknya kamu bicara dengan rachel dulu gih,mom mau bicara soal pernikahan kalian"ucap ibunya ailien sambil mengusir ailien
"Ya tuhan kumohon cabut saja nyawaku sekarang"pinta ailien dalam hatinya sambil memperhatikan muka rachel yang sok cool menurutnya hingga membuat ailien muak...ailien pergi meninggalkan mereka dan menuju taman belakang dengan kaki yang dihentakkan kesal tentu saja
*********
"Melamun nih??"tanya rachel sambil tersenyum manis saat melihat ailien duduk di ayunan kesukaannya
"Ngapain lo disini,ganggu tau gak sih lo"ucap ailien sambil menjauh dari ayunannya tapi naas sepertinya tangan mulus ailien berhasil ditarik oleh rachel hingga membuat ailien menubruk badan tegap rachel
"Kamu kok gitu sama calon suami sendiri sih nyonya ailien anidya prasaja"ucap rachel sambil merekuh badan ailien di pelukannya
"Sejak kapan nama gue ganti jadi prasaja,nama gue nurfattah dan selamanya akan begitu"ucap ailien dengan nada tinggi dan membuat rahang rachel mengeras
"Bukan selamanya tapi untuk sebentar lagi,karena kamu akan menjadi mrs.prasaja do you understand?"ucap rachel sambil terkekeh
"Enggak siapa bilang gue mau nikah sama lo,dengar ya gue nggak pernah sudi kalau nikah sama lo"ucap ailien ketus sambil melepaskan badannya dari pelukan rachel tapi bukannya melepas rachel malah mendorong ailien ke dinding dan mengurung kedua tangan ailien
"Kalau ngomong di jaga dong sayang,kamu mau bibir sexy kamu itu aku bungkam dengan bibir aku"ucap rachel pelan tapi dapat membuat nyali ailien menciut
"Tapi gue gak ma-"ucap ailien terpotong karena bibirnya sudah di bungkam oleh bibir rachel dan membuat ailien membelalakkan matanya
"Ayo ailien keluarkan jurus lo percuma lo sabuk hitam karate tapi lo nggak bisa membuat seorang prasaja tersungkur aja lo nggak bisa"bathin ailien dan ailien pun menendang kemaluan rachel hingga rachel pun melepaskan ailien dan mengaduh kesakitan yess
"Gila lo ya,lo mau bunuh gue? Belajar dimana lo?"tanya rachel sambil mengaduh kesakitan
"Haha,tadinya gue maunya gitu tapi takut ibunya lo panik melihat anaknya kesayangannya mati di tangan seorang wanita cantik"ucap ailien bangga "emang lo nggak tau kalau ibu gue itu atlet tewkondo dan ayah gue pemegang sabuk hitam karate tentu lah anaknya juga bisa"
"Hahahaha..tapi kayanya lo lupa kalau dihadapan lo ini pernah memenangkan pertandingan wushu"ucap rachel sambil mendekati ailien siaga 1 singa besar bakal ngamuk pikir ailien dan mulai berjalan mundur
"Ka ailien cepat mom manggil"teriak aina dari dalam
"Kau selamat kali ini sayang tapi lain kali tidak"ucap rachel disamping telinga ailien
********
"Mom nggak mau tau ya ailien,kamu ingat kan janji kamu apa sama mom"ucap ibu ailien setelah rachel dan ibunya pulang....terkutuklah janji yang pernah ailien ucapkan dulu untuk membahagiakan orang tuannya kenapa ibunya jadi orang yang menyebalkan begini
"Iya sih mom tapi kan ailien nggak mau dijodohin sama rachel,mom tau sendiri kan kalau rachel itu ceo terdingin dan paling arogan"rengek ailien...tentu ailien tidak mau menceritakan kebenaran kepada ibunya
"Nggak,kamu nggak bisa nolak..besok rachel akan datang untuk foto pre wedding kalian"ucap ibunya ailien bulat dengan keputusannya
"Mom kenapa sih nggak mau ngerti"ucap ailien berlalu pergi dan meninggalkan ibunya di ruang tamu
*************
"Lardo bawa gue kabur please"ucap ailien di telepon
"emang lo kenapa?"
"Gue dijodohin tau nggak!!"ucap ailen kesal dan mampu membuat lardo terkejut
"Ailien jangan ngadu ngadu sama lardo gitu, sini teleponnya"ucap ibunya ailien yang tiba tiba datang dan merebut handphone ailien
"Halo lardo ini ibu ailien"
"Eh iya tante kok ailien gitu ya tante kaya singa ngamuk aja ??"
"Haha dia memang gitu,oh ya ibu mau ngundang kamu ke pernikahan ailien bulan depan kamu mau datang kan??"tanya ibu ailien..ailien pun membelakkan kedua bola matanya
"Bulan depan ?sebulan lagi dia akan melepas masa lajangnya dan menjadi nyonya prasaja..nggak mungkin "pikir ailien
"Oh..maaf tante kayanya nggak bisa soalnya saya mau ke rumah nenek"
"Mom aku nggak bisa kalau bulan depan aku dan lardo ada penelitian"potong ailien sambil berusaha mengambil handphone dari tangan ibunya
"Diam ailien!!Maaf ya lardo kalau gitu ailien nggak bisa ikut"ucap ibu ailien dan membuat ailien ingin protes kalau tidak mendapat tatapan tajam dari ibunya diam kamu apa mau jadi malin kundang yang kedua
Wah hebat betul momnya ini bisa bisanya bilang kalau dia nggak bisa ikut,bukankah itu impinnya bathin ailen
"Oh nggak apa apa tante lagian penelitian ya juga di indonesia ko tante,mungkin sekitar 2 bulan lagi saya akan kesana jadi ailien nggak usah balik kesini lagi"
"Syukurlah kalau begitu,tante tutup dulu ya teleponnya bye"ucap ibu ailien dan mematikan sambungan teleponnya
"Mom"rengek ailien bagaimana pun dia harus membatalkan pernikahannya,dia tentu tidak mau menjadi istri dari orang yang paling dibencinya
"Enggak ailien kamu tetap akan menikah dan besok bersiap karena kamu akan foto pre wedding titik"ucap ibu ailien kesal dan meninggal kan ailien yang diam membatu
"Kalau ibunya sudah membuat keputusan nggak bisa diubah ubah,be smart ailien kan lo bisa aja setelah nikah ceraikan rachel dan kembali ke hidupan lo dulu"pikir ailien disertai denga seringaian liciknya
****************