Pre wedding 1

1111 Kata
Author pov sedari tadi ailien terus mengetuk ngetukkan tangannya di jendela mobil rachel,bagaimana tidak satu mobil dengan mr.cold (sebutan ailien untuk rachel) ya rachel hanya sedikit berbicara hal hal yang penting dan sisanya dia ngelantur semua dan membuat ailien bosan setengah mati dan gilanya lagi ibunya meminta rachel menjaga ailien seharian ini!! "s**t,apa dengan loncat dari mobil ini,apa ide yang bagus ya?"bathin ailien sambil tertawa dan membuat rachel menoleh ke arahnya "Aduh mrs.prasaja kok tawa sendiri,jangan gila dulu dong kan kita belum punya anak,nanti aku punya anaknya sama siapa kalau mrs.prasaja gila"ucap rachel dan mendapat tatapan tajam dari ailien "Emang yang mau punya anak dari lo siapa mr.cold"ucap ailien dan membuat rachel menyeringitkan dahinya "Mr.cold ??,nama yang bagus juga.makasih ya sayang"ucap rachel sambil menyeringai dan membuat ailien ingin muntah saat itu juga "Tau ah,ngomong sama kamu bikin gue naik darah aja"ucap ailien ketus dan mengambil sebuah benda tipis dan mulai memencet sesuatu di benda itu Drt....drt....drt... ".........." "Lardo lo kemana aja nggak hubungin gue,gue kangen tau?" Ucap ailien semangat dan membuat rachel menoleh ke arah ailien "Lardo? Kayanya gue kenal,ah tapi nggak mungkin kan dia lardo itu" bathin rachel sambil mendengarkan pembicaraan ailien "________" "Gue lagi di mobil sama mr.cold,sumpah gue bete banget tau"ucap ailien sambil memajukan bibirnya dan membuat rachel terkekeh "Aduh sayang,jangan di majukan gitu dong bibirnya jelek tau"ucap rachel dan membuat ailien menatapnya "Lardo,gue tutup dulu ya telponnya soalnya ada makhluk astral disini daah."ucap ailien dan meakhiri pembicaraanya "Eh lo mr.cold bisa nggak sih lo tenang satu hari aja"ucap ailien kesal "Tenang??,nggak bisa sayang sudah menjadi hobi ku untuk menggodamu"ucap rachel dengan nada nada yang di buat buat "Ah elo ya,sebernarnya gue bingung kenapa gue mau aja disuruh mom untuk ikut lo,nyesel gue"ucap ailien "Ailien,kamu bisa nggak bicaranya pakai aku-kamu ke aku"ucap rachel tanpa menoreh ke arah ailien "Nggak,gue nggak mau pakai aku-kamu ke elo"ucap ailien dengan nada tinggi "Ayolah,pakai aku-kamu ya.....pity"ucap rachel dan membuat ailien merasakan sebuah perasaan yang dulu dia rasakan sakit "Stop rachel,berhenti panggil gue pity"ucap ailien dengan mata yang berkaca kaca masa lalu yang ingin dilupakannya kini muncul kembali "Emangnya kenapa ai ?...ailien"ucap rachel sambil menoleh ke arah ailien dan terkejut saat melihat ailien sedang menahan tangisnya dan membuat rachel menepikan mobilnya "Ai,lo nggak papa maafin gue ya ai"ucap rachel sambil memeluk ailien tapi dengan cepat ailien mendorong badan rachel untuk memeluknya "Don't touch me,gue benci sama lo rachel lo nggak pernah ngerti tentang perasaan gue"terang ailien dengan air mata yang tidak dapat dibendungnya lagi Rachel pun mengusap kepala frustasi,apa yang harus dia lakukan sedangkan di depannya dewinya sedang menangis karena dia "Gue minta maaf gue janji nggak akan pernah manggil lo pity lagi"ucap rachel sambil mencoba memeluk ailien lagi dan ajaibnya ailien tidak menolak sama sekali "Gue benci lo rachel,lo udah ngebuka luka lama gue lagi..lo nggak pernah tau saat lo bilang ke semua orang kalau lo nggak cinta sama gue,gue malu bahkan gue selama satu minggu nggak pernah bercermin gue malu melihat keadaan gue saat itu...gue frustasi dan gue putusin untuk kuliah ke luar negri hanya untuk melupakan luka itu dan dengan mudahnya lo buka lagi luka itu,lo jahat"ucap ailien di pelukan rachel dan membuat rachel sadar betapa menderitanya ailien saat itu dan semua itu karenanya!! "Maaf selama ini buat lo menderita,tapi beri gue kesempatan buat gue ganti tangisan lo dengan tangisan kebahagiaan,bagaimana lo mau kan percaya sama gue"ucap rachel sambil melepas pelukannya dan menangkupkan kedua tangannya di pipi ailien "Gue nggak tau,gue masih nggak percaya sama lo"ucap ailien dan membuat rachel tersenyum paling tidak masih ada kesempatan untuk mendapatkan ailien pikir rachel dan mulai mencium ailien dengan lembut dan ailen pun membalas ciumannya rachel membuat rachel semakin memperdalam ciumannya "Gue janji ai,gue bakal buat lo bahagia"ucap rachel di sela sela ciumannya dan membuat ailien semakin merasa terbang ke langit karena ucapan rachel ************** Saat ini aina sedang sangat sibuk bagaimana tidak dia di beri tanggung jawab untuk mengurus foto pre-wedding kakanya dan kakanya malah tidak datang datang dan tidak dapat dihubungi sama sekali "Aduh gimana nih,dimana sih kaka??" ucap aina sambil mondar mandir tidak menentu dan membuatnya tersandung hingga "Aaaa" Grepp "Kok nggak sakit ya?"bathin aina sambil membuka kedua matanya dan dilihatnya lah seorang malaikat dengan wajah putih,alis tebal dan hidung yang sangat mancung belum lagi bibirnya oh sungguh sexy "Apa gue udah mati ya,jadi ngelihat malaikat seganteng ini"ucap aina tanpa sadar dan membuat laki laki yang menahan aina jatuh tadi tertawa "Anda belum mati lagi nyonya"jawab laki laki itu dan membuat aina sadar apa yang barusan di ucapkannya hingga membuatnya sangat malu "Ehm....makasih ya udah nolongin gue"ucap aina sambil mencoba berdiri dan menahan malu "No problem,perkenalkan gue adelio emery prasaja adiknya rachel calon suaminya kaka lo"ucap adelio dan membuat aina membelalakkan matanya "Oh ya lo adiknya rachel,ehm....perkenalkan gue aina cliantha nurfattah adiknya ailien"ucap aina "biar gue tebak lo pasti sedang nungguin kaka lo ya?" Lanjutnya "Iya tapi kaka gue nggak datang datang sedangkan pemotrettan sudah mau mulai"ucap adelio gelisah dan membuat aina tertawa "Hahaha,kalau gitu nasib kita sama...ya udah dari pada kita pusing mikirin mereka lebih baik kita ngopi dulu yuk"ajak aina dan disambut anggukan oleh adelio ********** "Kan sudah gue bilang kita udah telat tapi lo tetap maksa ke butik untuk beli pakaian jadinya gini kan"ucap rachel marah setibanya mereka di studio pemotrettan dan dilihatnya studio sudah sepi "Ih jangan salahin gue salahin pelayannya tu yang ngambilkan gue gaun yang salah"omel ailien balik dan membuat rachel terdiam "Iya sudah jangan marah marah,nanti mrs.prasaja jadi jelek senyum lagi dong"goda rachel sambil menarik kedua sudut bibir ailien "Tau ah"ucap ailien pergi "Heh mrs prasaja mau kemana nanti diculik loh?"tanya rachel sambil tertawa dan membuat ailien semakin kesal "Kalau nggak calon suami udah gue cincang dari dulu deh..calon suami? Rachel..ihh nggak banget ingat ailien lo akan nikah sama dia selama 1 tahun lalu ceraikan"bathin ailien ************** "Aina kamu kemana aja?"tanya ailien saat melihat aina ngobrol dengan laki laki "Harusnya aku yang tanya ka,kaka kemana aja..apa jangan jangan kaka kencan ya sama mas rachel?"goda aina dan membuat muka ailen merah seketika "Sayang kamu kok ninggalin aku sih?....adelio lo kok disini ?"tanya rachel saat melihat adelio sedang duduk di samping aina "Disuruh mom"ucap adelio singkat dan dibalas anggukan oleh rachel "Ka,ayo kita mulai fotonya"ajak aina "Tapi kan,disini sepi nggak ada orang..bagaimana?" Tanya rachel yang membuat aina terkekeh mendengarnya ternyata calon suami kaka sama begonya dengan kaka..jodoh kali ya pikirnya "Ih kaka semuanya pada istirahat semua gara gara kaka lama banget datangnya,lain kali kalo mau kencan lain waktu aja"ucap adelio ketus dan mendapat jitakan keras dari rachel "Ini semua gara gara ailien"ucap rachel sambil menatap ailien "Apa lo bi-" "Sudah,kalau gini nggak abis abis ceritanya...lebih baik kaka siap siap dulu"potong aina sambil mengusir ailien **************
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN