Kabur

1130 Kata

"Mama kamu itu aku, bukan Diandra! Kamu mengerti tidak? Jangan menjadi anak yang menyebalkan! Kamu bisa durhaka karena meneriaki ibu yang melahirkanmu!" Sofia menjewer telinga Hero hingga memerah dan membuat anak itu ketakutan. "Kamu bukan ibuku!" "Katakan sekali lagi, ayo jika berani!" Sofia kini mencubit lengannya. "Jangan nakal, kamu perlu diberi didikan yang keras sepertinya!" Saat Hero tidak lagi berani berkata-kata, Sofia baru melepaskannya. "Ingat, jangan menangis dan berisik lagi! Jangan menyebut nama Diandra lagi! Mengerti?" Peringatnya, lalu keluar dari kamar dan menguncinya dari luar. Sofia kini juga tidak mengijinkan Aiden bertemu dengannya. "Mama, tangan Hero sakit! Mama di mana?" Hero duduk di atas ranjang seraya menangis terisak. Namun tangisannya itu tidak berlangsung l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN