"Ariel, kita mau ke mana? Aku lapar!" Hero merengek kepada sahabat kecilnya yang sejak tadi membawanya berjalan tak tentu arah. "Kita cari kantor polisi, Hero! Nanti setelah sampai, kita suruh pak polisi telfon mama Diandra!" Ariel menyampaikan ide briliannya. "Tapi kita sudah berputar-putar dan belum menemukan kantor polisi!" "Sabar ya? Kita harus terus berjalan sampai menemukannya!" Ariel menatap ke arah sekitar, lalu melihat ada kedai makanan yang sangat ramai. "Hero, kamu lapar kan?" Ariel memiliki ide cemerlang. "Ayo ikut aku!" Ariel membawa Hero ke sebuah kedai warmindo dan duduk berdampingan. Ia menatap penjual itu dengan senyum sumringah dan penuh percaya diri. "Pak, mamaku suruh pesan mie goreng dengan telur dua piring! Mamaku yang makan sate di sana!" Ariel menunjuk pasutr

