Kutarik nafas dalam-dalam. Aku mulai membuka buku harian baru. Kehilangan ransel dan segala isinya, bukan masalah. Tetapi kehilangan sosok istimewa yang entah kamu tahu dia selamat atau tidak, itu menyiksa. Kuharap, akan ada suatu cara agar aku bisa mengetahui kabar Todd dan Lez, terutama Todd. Bukan tidak peduli dengan Lez, tetapi, kau tahulah. Aku masih punya banyak harapan untuk Todd yang pintar dan Lez yang handal. Semoga kalian selamat. Semoga kita masih bisa bertemu lagi, walau jujur, aku tidak ingin menjadi korban penculikan lagi. Tidak pernah. Apalagi menyaksikan perang dan kekerasan. Kalian tahu, selama di Path 09 aku banyak merenungi kelakuanku selama ini. Aku memang masuk kelas handal diantara rekan Pecinta Alam. Rapot sekolahku juga tidak pernah mengecewakan. Tetapi, otak

