(Catatan Todd) “Todd. Bangunlah. Jangan mati!” tangis Ai sambil mengguncang-guncang tubuhku, “Lepaskan aku. Lepaskan aku! Todd!” Ai dibawa menjauh. Sebuah ‘PLAK’ membungkam gadis kecil itu. “Ambil air. Bangunkan dia!” perintah si Tuan. Langkah tergesa menjauh. Kemudian mendekat dan …. “BYUR!” Aku bangkit sambil gelagapan. Kukibaskan kepala melepas air dari rambutku. “Sialan!” sentak si Tuan yang kebetulan sedang tidak jauh dariku. Ia mengayun kaki hendak menendang rahangku. Tepat sebelum kakinya sepenuhnya mengenaiku, kurobohkan badan ke arah yang seharusnya. Ia tertawa menang. Kuludahkan cairan merah ke lantai. Hanya demi kepuasan si Tuan. Kuputar wajah menatap wajahnya. Kugelengkan kepala sambil memberinya senyum tipis. “Tidak kusangka bertemu teman lama di sini,” u

