(Catatan Todd) Jika ada saat aku merasa heran adalah saat mendapati Rea dimakamkan di halaman belakang rumahnya. Alasan sang Mama, ia tidak ingin jauh dari putrinya. Masuk akal, tetapi juga aneh. Meski dekat, toh tidak bisa berinteraksi lagi. Ataukah memang di dunia ini demikianlah cara yang digunakan orang-orang? Tetapi mengapa saat turun gunung tadi aku juga melewati tempat yang disebut pemakaman? Aku tidak paham. “Kutinggalkan kamu sendirian. Kalau kamu sudah selesai, kembalilah ke ruang tamu.” Kuanggukkan kepala. Mama Rea melangkah pergi. Ia menutup pintu akses ke halaman belakang. Sepertinya ia sengaja memberiku privasi, karena saat itu juga banyak orang sedang sibuk di bagian samping rumah. Aku ingat Rea pernah bercerita bahwa mamanya menerima pesanan nasi kotak dan kue. Mungki

