Kembang tujuh rupa, belati kecil, dupa dan juga semangkuk air telah ada di hadapan Ayu. Malam itu ia akan melakukan ritual demi mengetahui penyakit apa yang menimpa Suta. Ia melarang ayah dan ibunya untuk masuk. Agar tidak menjadi sasaran apabila penyakit yang menimpa Suta merupakan teluh kiriman seseorang. Ayu mempelajari ilmu itu dari gurunya di atas bukit. Penting bagi seorang tabib untuk tahu, sebab penyakit tak hanya disebabkan oleh diri sendiri juga, bisa jadi karena alam, bahkan makhluk lain. Dua tangan Ayu menyatu di dadaa. Ia memejamkan mata, lalu mulutnya komat-kamit membaca rangkaian mantra kuno. Udara di sekitarnya berubah menjadi hangat lalu perlahan-lahan panas, hingga tubuh Ayu berkeringat. Gadis itu membuka matanya, ia melihat kakaknya tidak berbaring seorang diri, ada

