Bab 81

1384 Kata

Lekas aku membukakan pintu, tetapi senyumku yang tengah merekah seketika terhenti. Kutautkan alis menatap sosok perempuan dengan perut yang sudah sedikit membesar. Dia tengah berdiri dan tersenyum menatapku. Apa Mas Suami gak salah, manggil tukang pijit yang lagi hamil? Atau siapa dia sebenarnya? “Mbak, siapa, ya?” tanyaku dengan hati penuh penasaran. Gak mungkin ‘kan perempuan ini datang dan tiba-tiba ngaku kalau dia dihamili Mas Bos. Eh, ini pikiran malah ngelantur ke mana-mana. “Tadi Ibu saya ada panggilan buat mijat ke sini, tapi dia lagi sakit. Jadi saya yang gantikan.” Dia menjawab dengan yakin. Sontak aku menatap perutnya yang sedikit membesar. Apakah benar apa yang dia katakan? Gimana kalau pas mijit malah dia yang lahiran. “Mbak bukannya lagi hamil? Apa betul mau mijit?”

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN