Kumandang adzan maghrib terdengar ketika aku menyudahi mandiku. Sial, karena buru-buru, jadinya gak bawa pakaian ganti. Duh, kepaksa deh, keluar pakai handuk lagi. Tapi gimana kalau dia malah nerkam aku lagi nanti, duh! Namun, tak ada pilihan. Aku membuka pintu kamar mandi perlahan. Eh, rupanya sudah gak ada orang. Kulihat pakaian koko dan sajadah yang menggantung pada kapstok sudah tak ada. Ke masjid berarti dia. Huh, aman. Lekas aku mengganti pakaian dengan piyama, lalu menuju dapur. Mungkin kalau bikin jahe bisa membuat pegal-pegal hilang. Aku menuruni anak tangga setelah ritual ganti bajuku selesai. Lalu menuju lemari es yang berada di dapur untuk mencari sebongkah jahe. Kuubek-ubek isi lemari es yang kosong. Soalnya memang sengaja belum diisi banyak ketika hendak pergi bulan madu

