Ranne memandangi Paella di atas piring dengan tatapan yang berbinar-binar seakan yang ditatapnya adalah mata bulat hitam Alena. Meskipun masakan Alena tidak ditujukan untuknya secara khusus tapi Ranne sangat senang. Rasa senang dapat mencicipi masakan Alena lebih dari sekadar mendengar bahwa sahamnya naik beberapa persen. Di samping kanan Ranne ada Tom yang duduk penuh wibawa dan samping kirinya Perry yang selalu cerah ceria. Mereka duduk di meja makan bulat dari kayu eboni. Perry terus mencerocos soal ketakutan-ketakutan absurdnya dengan cicak. Evans pendengar yang setia karena dia tertarik dengan hewan bernama cicak dan Alena hanya tersenyum tipis sekaligus geli mendengar cerocosan Perry. Tom mengangkat sebelah alisnya. “Ranne, silakan dimakan. Paella buatan Alena se

