39. Ragha dan Dhia

2081 Kata

Satu kenyataan yang baru diketahuinya, membawanya kembali ke rumah keluarga. Ragha sempat menemui Mama sebelum memutuskan kembali ke rumah. Mama sudah baik-baik saja, hanya membutuhkan istirahat lebih lama. Mama juga masih enggan membuka mulut. Sejak terbangun tadi, Mama belum mau menceritakan apa-apa, termasuk keributannya bersama Dhia pagi tadi. Dan ya, Ragha juga enggan memancing. Ia hanya ingin Mama baik-baik saja. Baru setelah mentari tepat berada di atas kepala, Ragha meninggalkan rumah sakit karena Papa sudah kembali setelah mengurusi pekerjaannya. Bergantian tugas untuk menunggui Mama sampai kondisinya kembali baik. Sementara Ragha, seharian ini mengabaikan segala jenis pekerjaan yang menantinya di kantor. Masih ada satu hal yang tidak kalah penting dari kondisi kesehatan Mama. Dh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN