54. Senja dan Cerita

2000 Kata

Iris hitam kelam yang beberapa saat lalu merunduk dalam luapan tangis yang menyiksa, kini harus mendapat kejutan lain yang sama-sama menimbulkan pertanyaan di kepala, tanpa menemukan jawaban. Memincang, guna menerka-nerka, apakah yang dilihatnya saat ini benarlah sama dengan apa yang hadir menyapa otaknya. Sembari terus menepis pemikiran negatif yang hadir dan seenaknya menguasai diri. Setiap sesi kehidupan memang selalu memberi kejutan yang sulit ditebak. Memaksa untuk bertahan dalam jerit derita yang memekakkan pendengaran kala diluapkan dalam kata. Memeras rasa percaya dan ikhlas, dengan dua hal yang menjadi akhir cerita. Kala kesabaran itu berhasil tumbuh dalam prosesnya, maka hanya ada luapan rasa syukur setelah melewati sesi demi sesi yang sungguh memuakkan. Tapi kala diri tersungk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN