Dimitri tersenyum kecil ketika baru saja sampai di halaman rumahnya. Masih terbayang jelas sekelebatan moment ketika semalam ia menghabiskan waktu dengan Nola di apartment mewah perempuan cantik itu. Iya, semalam Dimitri menginap di apartment Nola setelah diyakinkan beberapa kali oleh perempuan pemilik mata hazel itu. Benar-benar hanya menginap, tidak lebih, karena tidak ada hal lain yang terjadi di antara mereka, seperti kontak fisik misalnya. “Sepi kalau Vino nggak ada gini Dim.” ucap Nola semalam ketika ia akan berpamitan pulang. “Nanti balik lagi, dia cuma beberapa hari kan di rumah keluarga Rayhan?” “Iya sih, tapi tetep aja kerasa sepi banget, apalagi kalau malam gini?” lanjut Nola dengan tatapan memohon. Dimitri tersenyum miring seolah mamapu membaca pikiran Nola. “Terus?” “Tem

