28 – Kecurigaan

1931 Kata

Bukan Wulandari namanya kalau tak mudah tersentuh dengan semua perlakuan Fawnia. Apalagi ketika tadi Fawnia bersimpuh di depannya seraya mengecup punggung tangannya berkali-kali demi meminta maaf serta memohon mengikhlaskannya pergi ke Batam. “Nia, mohon maaf ya Ma, Nia gak bisa jadi menantu kebanggaan Mama lagi. Ikhlasin Nia Ma, Nia gak mau nahan bang Dim kalau memang Nia gak bisa jadi istri yang sesuai inginnya. Nia gak mau jadi penghalang untuk masa depan bang Dim.” isak tangis Fawnia tumpah membasahi gamis sutra mantan ibu mertuanya itu. Wulandari pun tak kalah sesak didera tangis ketika mendengarkan semua penuturan Fawnia. Memang Fawnia tak menceritakan secara gamblang penyebab perpisahannya dengan Dimitri. Perempuan pemilik senyum menawan itu hanya menyebutkan bahwa keputusan Dimi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN