"Gilà… sumpah yaa!! Ternyata ribet banget ya handle pembukaan showroom kalau sendirian." omel Fauzan masih belum berniat menutup mulut. "Kan udah banyak yang bantuin bang." sahut Fawnia sebelum memasukkan cumi bakar ke dalam mulutnya. "Hati-hati panas…." sela pria di sebelah Fawnia dengan lembut, pria itu sedari tadi sibuk menyiapkan seafood bakar yang mereka bertiga olah bersama. "Yaa... Maksud Abang juga gitu dek, kalau gak ada kamu, eh.. kalian, sama bala bantuan dari Awan juga. Mungkin abang udah stress guling-guling berdua sama Raka." "Lagian suruh serahin ke EO aja, Abang malah gak mau." cibir Fawnia lagi yang mendapat kekehan kecil dari Irawan. "Bukan gak mau dek. Tapi Abang sama Raka beneran pengen ngerasain euforia repotnya kerja dari nol." jawab Fauzan menyebutkan partnernya

