“Bu- bu- bukan siapa-siapa Ma. Salah sambung.” “Gak boleh panggil Mama ya, Tan?” Wulandari mendadak geram ketika mengingat percakapan terakhirnya dengan Nola beberapa bulan lalu ketika perempuan itu sengaja datang ke rumahnya demi mencari keberadaaan Dimitri. Bahkan Wulandari baru menyadari, ternyata telpon yang Nola bilang salah sambung itu adalah telpon yang berasal dari Fawnia, menantunya. Yang sebentar lagi dengan berat hati harus ia akui sebagai mantan menantu. Melihat dari keberanian Nola yang datang padanya, Wulandari menebak bahwa Nola lah yang terlebih dahulu mendekati sang putra. Lalu apa yang tadi? Mama..? Nola berharap bisa memanggilnya dengan sebutan Mama? Ckk… mimpi!!! Perempuan perusak rumah tangga orang seperti itu mana mungkin menjadi menantuku? Dasar Nola gak tau m

