Bab 18. Kalau Mau Atraksi Di Kasur

1030 Kata

"Gue masih nggak percaya waktu lo ngabarin dinikahin. Kirain cuma bercanda, tapi barusan Sakha beneran ngakuin lo," cibir Lovina memegang pinggang ramping Xella yang nyetir motor. Mereka memutuskan ke mall jalan-jalan, nggak harus beli. Barangkali Lovina yang akan betah berlama-lama di stand kosmetik sedangkan dirinya hanya menemani. "Turun lo," hardiknya karena Lovina sengaja berlama-lama duduk di motor saat dia sudah turun melepaskan helm. "Lo beneran honeymoon, 'kan? Jeda ngabarin sama kepulangan cuma sehari. Bukan akal-akalan doang?" "Gue bahkan izin cuti seminggu sama seperti Sakha, Na. Ah ribet, ngapain lo ngurusin gue sama Sakha. Buruan!" sentaknya karena pergerakan lambat Lovina membuat Xella tidak sabar. Lovina manut turun dengan ogah-ogahan mengikuti langkah kaki Xella yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN