AJ#84 Mesin waktu!

1759 Kata

Aku melangkahkan kaki di bangkar bang Azriel, luka bekas pukulan kak Fincent sudah berubah menjadi lebam biru, memenuhi wajahnya, hampir 80% muka sudah membiru karena pukulan kak Fincent. Aku memegang lengan Bang Azriel, meringis sepelan mungkin saat lenganku hampir menyentuh luka-luka di wajahnya. “Obat biusnya baru abis 1 jam lagi, cukup untuk membuat bang Azriel gak ngeringis lagi dalam waktu beberapa saat Al,” jelas Hiraka yang membuat aku membantu, “kamu gak apa-apa kan?” “Ka, aku biang kekacauan bukan sih? Udah beberapa orang yang berakhir kayak gini karena berencana nolongin aku Ka. Parah banget ya aku ka?” tanyaku menatap ke arah bang Azriel, “apa aku milih ikut Luvi aja ya ka? Seenggaknya mereka gak bakalan dapat luka kayak gini lagi.” “Jangan ngelakuin hal bodoh deh Al, kalau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN